Banjar Dinas Puaya

Banjar Puaya ini berasal dari Poh Aya yang artinya Poh atau mangga dan aya yang berarti besar. Menurut cerita nama poh aya diberikan oleh Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh. Karena pada saat beliau tiba di Puaya beliau melihat ada pohon Poh/mangga yang besar, sampai sekarang pohon mangga yang besar selalu ada di puaya. Banjar Puaya adalah banjar yang penduduknya terbanyak di Desa batuan, yaitu mencapai 1550 jiwa, terdiri dari 739 Laki-laki, 811 Perempuan dalam 272 KK. Ciri khas banjar ini adalah Kerajinan Barongnya yang menjadi tulang punggung masyarakat. Banjar yang di pimpin oleh Kelian Banjar Dinas, I Wayan Mustika ini, memiliki sekitar 800 orang pemahat yang menjadi profesi mayoritasnya. Selain itu Petani adalah pekerjaan terbesar kedua masyarakatnya.

Usaha – usaha yang ada di Banjar Puaya adalah :

  1. Umah Tari, Kerajinan Barong, topeng dan pakaian tari
  2. Mustika Puppet Carver, Kerajinan topeng dan wayang
  3. I Made Redha, Pengrajin Barong